PEKANBARU (SEPNews) — Rektor Universitas Riau (Unri) Prof Dr Ir Aras Mulyadi DEA, Jumat (18/1) di Rektorat Kampus Panam, melantik empat Wakil Rektor, tiga Dekan, dua Ketua Lembaga, dan satu Direktur Program Pascasarjana untuk masa jabatan empat tahun. Pelantikan itu dihadiri oleh para pimpinan dan staf di lingkungan universitas itu.

Tiga dari empat Wakil Rektor (Warek) yang dilantik merupakan ‘wajah baru’, masing-masing Prof Dr M Nur Mustafa MEd (Warek Bidang Akademik), Dr Iwantono MPhil (Warek Bidang Kemahasiswaan dan Alumni), dan Prof Dr Syaiful Bahri MS (Warek Bidang Perencanaan, Kerjasama dan Sistem Informasi). Prof M Nur sebelumnya Dekan FKIP, menggantikan Prof Dr Thamrin MSc yang dilantik menjadi Direktur Program Pascasarjana. Dr Iwantono yang pernah menjadi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FMIPA, menggantikan Dr Sapsan, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Sedangkan Prof Syaiful Bahri sebelumnya menjabat Sekretaris Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), dan dilantik menggantikan Prof Dr Mashadi MSi yang sehari-hari dosen FMIPA. Satu-satunya Warek yang dipertahankan adalah Prof Dr Sujianto MSi, Warek Bidang Umum dan Keuangan.

Selanjutnya Prof Dr Zulkarnain SE MM yang sebelumnya menjabat Direktur Program Pascasarjana, dilantik menjadi Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Ia menggantikan pejabat sebelumnya, Prof Caska. Sedangkan Ketua LPPM tetap dipertahankan pejabat sebelumnya, yaitu Prof Dr Almasdi Syahza SE MP.

Pada tempat yang, Rektor Unri juga melantik tiga Dekan, masing-masing Prof Dr Ir Bintal Amin MSc (Fakultas Perikanan dan Kelautan), Prof Dr Sri Indarti SE MSi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis), dan Dr Syafri Harto MSi (FISIP). Ketiga pejabat ini sebelumnya menempati posisi yang sama.

‭Pejabat lain yang dilantik adalah tiga Wakil Dekan (Wadek) di lingkungan Fakultas Kedokteran (FK), masing-masing dr M Yulis Hamidy MKes MPd (Wadek ‬Bidang‭ ‬ ‭ ‬Akademik‭)‬, dr Suri Dwi Lesmana M Biomed (Wadek Bidang Umum dan Keuangan Fakultas Kedokteran), ‭ ‬ ‭ ‬dan‭ ‬ ‭ Dr dr Arfan M Biomed (Wadek ‬Bidang‭ ‬ ‭ ‬Kemahasiswaan, Kerjasama, dan Alumni).

Rektor Unri Prof Dr Aras Mulyadi DEA dalam pengarahannya mengingatkan bahwa, pertama, sesuai aturan baru sekarang, penunjukan Wakil Rektor sepenuhnya ada di tangan Rektor, dan bukan dipilih anggota senat universitas. Begitu juga jabatan wakil dekan, sepenuhnya kewenangan dekan masing-masing fakultas.

Kedua, dia meminta agar para pejabat, termasuk yang baru dilantik untuk bekerja dengan baik, dan dengan benar. “Jangan bekerja baik, tapi tidak benar. Terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran,” katanya.

Dan, yang ketiga, dia mengharapkan agar untuk kebaikan Unri ke depan, keluarga besar Unri boleh memberikan kritikan yang membangun. “Tapi kritikan itu sebaiknya disampaikan ke dalam, bukan terbeber ke pihak luar,” katanya.

Prof Aras Mulyadi yang baru dilantik untuk jabatan kedua kalinya pada akhir tahun lalu, berharap agar dengan pelantikan ini, para pejabat yang dilantik dapat mendedikasikan dirinya secara full. Ini penting mengingat tantangan Unri ke depan makin berat sesuai perkembangan pembangunan. “Jadi jika bapak-bapak pejabat ini pulangnya sampai larut malam, ibu-ibu di rumah tak perlu mencurigai atau menegur. Itu berarti mereka sibuk menyelesaikan tugas beratnya di kantor,” katanya.

Justru kalau pulangnya cepat, itu baru perlu ditanyakan. “Kok papa cepat pulang hari ini,” katanya, yang disambut tawa hadirin dan ibu-ibu Dharma Wanita Unri*** (rdh)